Olahraga Menyenangkan

Menciptakan Kebugaran Jasmani yang menyenangkan.

Bergembira bersama

Kebugaran Jasmani yuk.

Bergerak Bersama

Olahraga bareng.

Senin, 28 Agustus 2023

Bola Voli

     Menurut PBVSI (2010) bola voli merupakan permainan yang dimainkan oleh dua tim dalam setiap tim dan dipisahkan oleh sebuah net, permainan menggunakan tangan dengan cara dipantulkan atau di voli.


Link Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia https://www.pbvsi.or.id/

Pada link diatas terdapat sejarah, peraturan bola voli dan lain sebagainya di Indonesia.


Link Fédération Internationale de Volleyball  https://www.fivb.com/

Selasa, 22 Agustus 2023

SENAM

 Senam Kebugaran Jasmani Pelajar




Senam Pelajar Pancasila








Jumat, 31 Maret 2023

Edisport : Gerak Non Lokomotor

 

Gerak Non Lokomotor

Pada saat akan melakukan olahraga kita disarankan untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu agar meminimalisir terjanya cedera. Pemanasan biasanya dilakukan dengan gerakan peregangan dan selanjutnya dengan kalistenik. Perkembangan gerak dimasa anak-anak sangat menonjol,terutama pada kemampuan gerak lokomotor, nonlokomotor dan manipulatif (Hidayat A, 2017).

Kamis, 30 Maret 2023

Edisport : Gerak Lokomotor

Gerak Lokomotor

Dalam kehidupan sehari-hari kita pasti melakukan kegiatan entah itu berjalan, berlari, melompat dan sebagainya. Misalkan dari bangun tidur kita akan berpindah dari kamar ke ruang tamu. Contoh lagi ketika bermain futsal, seorang pivot bergeser dari tengah ke samping. Kemudian atlit lompat jauh akan berlatih melompat dari tempat A ke tempat B. nah ternyata ada namanya tersendiri loh, namanya gerak lokomotor. Apa itu gerak lokomotor ? mari kita bahas...

Menurut Komar A R (2018) gerak dasar adalah perubahan tempat atau kedudukan suatu benda pada titik keseimbangan awal seperti jalan, lari, lompat dan lempar yang melibatkan bagian tubuh seperti kepala, tangan, dan kaki yang dapat diterapkan dalam aneka permainan, olahraga, dan aktivitas jasmani. Gerak dasar dikenal juga sebagai motorik dasar. Dengan demikian, jika kompetensi gerak dasar anak tidak dikembangkan, mereka tidak berhasil menggunakan berbagai keterampilan olahraga dan permainan usia kanak-kanak (Wulan N M dkk, 2021).

Gerak lomotor merupakan salah satu dari gerak dasar yaitu memindahkan tubuh dari satu tempat ke tempat yang lain. Macam gerak lokomotor, yaitu: lari, lompat, loncat, lepaing, jingkat, menderap, sliding, skiping, rolling, dan memanjat (Wulan N M dkk, 2021). Gerak lokomotor merupakan gerakan berpindah tempat yg melibatkan bagian tubuh tertentu beranjak atau berpindah daerah. Gerakan lokomotor artinya dasar bagi perkembangan koordinasi gerakan yang melibatkan otot-otot besar , pertumbuhan otot, daya tahan, serta stamina.(https://hukum.uma.ac.id). Gerak lokomotor merupakan gerak untuk melatih motorik kasar.

Motorik kasar merupakan proses seorang anak belajar untuk terampil menggerakkan anggota tubuh. Untuk itu anak belajar dari guru tentang beberapa pola gerakan yang dapat mereka lakukan yang dapat melatih ketangkasan, kecepatan, kekuatan, kelenturan serta ketepatan koordinasi tangan dan mata (Farida A, 2016).

Menurut Sumantri (dalam Triyanti) ada beberapa manfaat dari pengembangan motorik kasar anak (a) dapat meningkatkan keterampilan gerak, (b) mampu memelihara dan meningkatkan kebugaran jasmani, (c) dapat menanamkan sikap percaya diri, (d) mampu meningkatkan kerjasama, dan (e) mampu berperilaku disiplin, jujur, dansportif.

Manfaat Berlatih Gerak Lokomotor dari beberapa penelitian.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa gerak lokomotor dapat meningkatkan motorik kasar anak yakni dengan cara memodifikasi dan mengkreasikan pada media permainan, pengelompokan anak, waktu bermain dan jalur bermain. (Sutiarti T S dkk, 2020). Kegiatan gerak lokomotor meloncati simpai, berjalan jinjit pada garis lurus, berlari zig-zag, dan berlari bolak-balik dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar khususnya aspek keseimbangan, kekuatan, dan kelincahan anak kelompok TK Negeri Sri Mulya (Triyanti, 2021).

Pada siswa tunagrahita ringan terdapat peningkatan yang signifikan dalam aktifitas gerak dasar lokomotor setelah dilakukan perlakuan menggunakan permainan tradisional di sekolah (Indah Y U, 2015). Hambali H dkk (2022) keterampilan motorik kasar dapat ditingkatkan melalui permainan engklek dengan cara anak melempar gacuk ke petak pertama, lalu anak berjingkat di petak nomor 1, 2, 3, 6 dan 9 dengan menggunakan satu kaki dan petak nomor 4-5 dan 7-8 untuk menapak menggunakan dua kaki.

 

Rabu, 29 Maret 2023

Membahas Pergaulan Bebas Era kini.

 

Pergaulan Bebas Era Kini

Teknologi memudahkah kita dalam mencari atau mengetahui berbagai hal dalam menjalani kegiatan kita sehari-hari. Ketika ingin mencari sesuatu tinggal “klik” saja maka akan bermunculan informasi yang kita inginkan. Tidak hanya orang dewasa, anak kecil, remaja dari berbagai kalangan dapat mengakses teknologi dengan cepat. Pada remaja dengan keingintahuan yang kuat, teknologi banyak sekali membantu mereka. Akan tetapi kecepatan teknologi dimanfaatkan sebagian remaja untuk mencari hal-hal yang negatif. Menurut Siti S, dkk (2018) di zaman yang semakin berkembang semakin beragam pula tingkah laku serta masalah sosial yang terjadi di masyarakat terutama masalah remaja.Perkembangan teknologi sekarang ini telah banyak memberi pengaruh buruk bagi remaja sehingga menyebabkan terjadinya kenakalan remaja.

Pergaulan merupakan jalinan hubungan sosial antara seseorang dengan orang lain yang berlangsung dalam jangka relatif lama sehingga terjadi saling mempengaruhi satu dengan lainnya (Wikipedia, 2021). Pengaruh dari suatu pergaulan dapat berdampak negatif dan berdampak positif.

Pergaulan bebas adalah bentuk perilaku yang melanggar norma agama dan norma kesusilaan. Pergaulan bebas termasuk perilaku negatif. Pergaulan bebas terjadi pada remaja disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kegagalan remaja menyerap norma agama dan norma pancasila dan adanya rasa kecewa terhadap keluarga yang tidak harmonis. Pergaulan bebas berdampak pada kepribadian seseorang (Firmansyah R dkk, 2020).

Bentuk – bentuk pergaulan bebas menurut Darnoto dkk (2020) :

1.      1. Seks diluar nikah (sek pra nikah)

2.      2. Merokok dan minum-minuman keras

3.      3. Tawuran

4.      4. Meminum obat-obatan dengan dioplos

Menurut Siti S, dkk (2018) pada jurnal penelitianya faktor-faktor penyebab pergaulan bebas di kalangan pelajar adalah:

a.  Pergeseran Budaya

Pergeseran budaya yang meneyebabkan pergaulan bebas yaitu dimana hukum adat sudah mulai bergeser dari yang mempunyai budaya malu yang sangat tinggi dan menjaga perilaku agar tidak menjadi gunjingan serta budaya lokal yang sangat kental, kini pelajar semakin bebas dalam bergaul dan berperilaku karena mereka mempunyai pola tersendiri dalam bergaul, sehingga aturan yang sudah dipercayai secara turun-temurun oleh nenek moyang sudah dianggap kolot dan tidak sesuai dengan zaman sekarang.

b. Kurangnya Perhatian Orang Tua

Yaitu dimana anak diberi kebebasan dalam bergaual tanpa pengawasan dan perhatian orangtua dalam menjaga dan mengontrol pergaulan anak.

c.  Teman Dekat

Teman dekat yang menyebabkan pergaulan bebas adalah dimana pelajar ikut melakukan hal-hal seperti minum alkohol, merokok atau, melakukan hal-hal yang menyimpang lainya atas dasar ajakan teman maka pelajar cenderung mengikuti tanpa mempedulikan akibat yang ditibulkan.

d. Media

Media yang menyebabkan pergaulan bebas karena adanya kemudahan pelajar dalam mengakses video atau sumber-sumber pornografi yang mengakibatkan kerusakan mental dan mempengaruhi otak pelajar untuk mencoba hal-hal yang dilihatnya.

 

 

Dampak pergaulan bebas

           

Dampak negatif pada pendidikan masyarakat khususnya remaja atau anak usia sekolah, dengan sering keluar malam, berkumpul dengan teman-teman, mabuk-mabukan dan seks bebas yang menyebabkan kecelakaan, pembunuhan, perzinahan yang berujung nikah usia dini jelas menjadi penghambat kelanjutan pendidikan anak atau dengan kata lain membuat anak putus sekolah (Fendri M B dkk, 2020).

 

Cara Menghindari Pergaulan Bebas

 

    Memperbanyak kegiatan kepemudaan tentunya bisa merubah generasi muda yang dulunya tidak mempunyai kesibukan, dengan adanya kegiatan mereka sibuk untuk mengurus kegiatan tersebut, sehingga mereka tidak mempunyai peluang untuk melakukan hal-hal yang tidak diinginkan seperti pergaulan bebas (Fendri M B dkk, 2020). Selalu mendekatkan diri kepada Tuhan YME, Selalu mengikuti nasehat orang tua, Selektif dalam memilih teman, Membuat aturan hukum tentang pergaulan bebas (Firmansyah R dkk, 2020).

 


 

 

TANTANGAN PJOK !.

tantangan MOOCs PJOK